Dari surat Al - Kafirun ayat 1-6 yang telah dipaparkan tersebut, dapat disimpulkan bahwa arti dan kandungan dari surat Al Kafirun adalah tentang pernyataan umat muslim tidak akan pernah menyembah apa yang disembah oleh orang kafir. Tak hanya itu, surat ini juga menegaskan bahwa sesembahan yang disembah oleh orang kafir tentu berbeda dengan apa Surat Al-Kafirun merupakan salah satu surat pendek yang sering dibaca dalam ibadah sholat, karena terdiri dari 6 ayat saja. Surat ini terdapat pada juz ke 30 atau juz amma dalam Al-Qur'an. Surat Al-Kafirun mengajak umat Islam untuk tidak mencampuradukkan ajaran agama lain. Apa arti Al-Kafirun yaitu berkaitan dengan orang-orang kafir. Tafsir Tahlili Kemenag Jilid 10 juga menyebutkan kandungan Surat Al-Kafirun ayat 1-6 ini, yakni; 1. Bahwa tuhan yang disembah oleh orang mukmin, bukanlah tuhan yang disembah oleh orang kafir, lantaran keduanya berbeda. (Al-Baqarah: 139) Imam Bukhari mengatakan bahwa dikatakan: Untukmulah agamamu. (Al-Kafirun: 6) Yakni kekafiran. dan untukkulah agamaku. (Al-Kafirun: 6) Yaitu agama Islam, dan tidak disebutkan dini, karena akhir semua ayat memakai huruf nun, maka huruf ya-nya dibuang. Sebagaimana yang disebutkan dalam ayat lain: maka Dialah yang menunjuki aku. Kandungan surat Al Kafirun salah satunya adalah mengajarkan kita mengenai toleransi beragama. Surat Al Kafirun merupakan surat ke seratus sembilan dalam Alquran. Surat ini juga termasuk ke dalam surat Makkiyah dan terdiri dari enam ayat. Berikut adalah bacaan Arab, Latin, dan arti surat Al kafirun Isi kandungan surat Al Kafirun ayat 6, dikutip dari Tafsir Kementerian Agama (Kemenag), yaitu: Sedangkan menurut Tafsir Ibnu Katsir, isi kandungan surat Al Kafirun ayat 6 pada dasarnya berisi tentang perintah Allah SWT kepada umat Islam untuk menjauhkan diri dari segala bentuk kemusyrikan. PMCL7y.

kandungan surah al kafirun ayat 6